WordPress Hooks: Mengenal Action dan Filter pada WordPress

wp-hooks-image

Gambar 1: Ilustrasi WordPress Hooks

Dari sebuah Ide bahwa user boleh mengubah data yang akan di munculkan pada website/blog berbasis wordpress, maka peran WordPress Hooks akan sangat dibutuhkan disini.

Apa yang dimaksud dengan WordPress Hooks? Hooks adalah API WordPress yang memungkinkan user/developer mengubah data yang diproses/ditampilkan pada website tanpa harus merubah struktur kode aslinya.

Hooks terdiri dari 2 jenis yaitu Action dan Filter. Action bersifat tidak mengembalikan nilai, sedangkan filter mengembalikan nilai.

Biasanya Action digunakan untuk menambahkan sebuah proses, sedangkan Filter berfungsi untuk merubah/atau memodifikasi nilai dari sebuah proses. pada contoh nyata Action dan Filter dapat di gambarkan sebagai berikut:

Contoh Kasus Penggunaan WordPress Action dan Filter

Action:
Developer ingin menambahkan tombol register facebook pada halaman register wordpress. User dapat menggunakan Action yang di sediakan oleh halaman register wordpress.
Filter:
User ingin memberikan harga khusus pada produk WooCommerce pada kamis atau minggu. User dapat memanfaatkan Filter yang di sediakan plugin WooCommerce untuk memodifikasi harga yang hanya di jalankan pada hari kamis atau minggu.

Deklarasi dan Penggunaan Action dan Filter

Action dan Filter hanya dapat di gunakan jika nama Action/Filter sudah di deklarasikan pada source code sebelumnya. Untuk mendeklarasikan nama Action/filter digunakan fungsi berukut:

Action:
do_action();
Filter:
apply_filters();

Untuk menggunakan Action dan Filter yang sudah dideklarasikan sebelumnya digunakan fungsi berikut:

Action:
add_action();
Filter:
add_filters();

Contoh Source Code Action dan Filter WordPress

Source Code Action

echo "Konten sebelum action";

do_action( 'tambahkan_konten' );

untuk memanggilnya kita menggunakan code seperti berikut:

add_action( 'tambahkan_konten', 'nama_fungsi_pemanggil' );

function nama_fungsi_pemanggil(){
  echo "Konten ini ditambahkan menggunakan action";
}

Maka yang akan tampil pada layar adalah:

Konten sebelum action
Konten ini ditambahkan menggunakan action

Source Code Filter

$data = 100;

echo "Data sekarang adalah : ". apply_filters( 'ganti_data', $data );

untuk melakukan filter adalah demikian:

add_filter( 'ganti_data', 'fungsi_ganti_data' );

function fungsi_ganti_data( $data ){

  $data+=100;

  return $data;
}

Maka hasilnya akan seperti ini:

Data sekarang adalah : 200

Demikian adalah tutorial singkat bagaimana cara menggunakan WordPress Hooks yang berupa Action dan Filter. Semoga bermanfaat.

Referensi:
https://codex.wordpress.org

Seorang WordPress Developer yang sedang menekuni dunia Internet Marketing. Di Personal Blog saya ini, saya akan dengan senang hati untuk berbagi informasi-informasi mengenai WordPress secara gratis.