Kesal karena code terhapus saat update plugin WordPress? Begini cara menghindarinya

menghindari auto update wordpress

Gambar 1: Ilustrasi anti auto update

Auto update adalah sebuah fitur yang dimiliki oleh WordPress. Fitur ini akan mengecek update-an plugin atau theme yang anda gunakan, ketika plugin atau theme yang anda gunakan telah memiliki versi yang baru, WordPress dengan otomatis mengupdate Plugin dan Theme anda tanpa anda minta.

Hal ini kadang mengesalkan bagi anda yang sudah susah payah melakukan custom plugin atau custom theme, tetapi tiba-tiba code anda tersebut tertimpa update terbaru.

Dan dalam sekejap saja pengaturan penting anda hilang, apalagi kalau anda tidak memiliki backup. Duh!!!

Oleh karena itu untuk mengantisipasi kasus tak terduga seperti ini, penting bagi kita untuk selalu melakukan backup website kita secara berkala.

Menghindari auto update WordPress

kembali lagi pada topik kita. Jika kita tidak ingin hal ini terjadi pada website kita. Untuk menghindari auto update wordpress maka lakukanlah langkah pencegahan. Bagaimana caranya?

Pertama kita harus memahami dulu hal ini. WordPress melakukan prosedur update dengan melakukan pengecekan versi Plugin/Theme. Jika versi yang anda gunakan lebih jadul daripada yang ada di server WordPress, maka WordPress akan menginstruksikan sistem untuk melakukan update.

Jika anda sudah tahu hal itu, maka yang perlu kita lakukan adalah, akalin si WordPress. Jangan biarkan WordPress mengetahui plugin/theme yang kita pakai sudah jadul. Caranya, naikan saja versi yang tertulis pada source code plugin/theme anda.

Contohnya:

Disable auto update pada plugin

Ubahlah code version pada script pada file utama plugin seperti di bawah ini

/**
 * Plugin Name: XXX Plugin
 * Plugin URI: http://xxxplugin.com
 * Description: This is description
 * Version: 1.0.0
 * Author: xxx author
 */

menjadi seperti ini:

/**
 * Plugin Name: XXX Plugin
 * Plugin URI: http://xxxplugin.com
 * Description: This is description
 * Version: 999
 * Author:  xxx author
 */

Disable auto update pada theme

Ubahlah code version pada style.css pada theme folder seperti di bawah ini

/*
Theme Name: XXX Theme
Theme URI: http://xxxtheme.com
Author: xxx Team
Author URI: http://wordpress.org/
Description: This is description
Version: 1.0
*/

menjadi seperti ini:

/*
Theme Name: XXX Theme
Theme URI: http://xxxtheme.com
Author: xxx Team
Author URI: http://wordpress.org/
Description: This is description
Version: 999
*/

Bagaimanapun cara ini memang bisa mencegah plugin/theme kita di update secara otomatis oleh WordPress, tetapi memang ada kekurangannya. Yaitu plugin kita jadi tidak uptodate lagi, alias ketinggalan zaman. Tetapi itu memang resiko bagi kita yang melakukan modifikasi pada plugin/theme orang lain.

Memang ada cara yang lebih aman untuk melakukan modifikasi tanpa harus kita merubah source code asli pada plugin/theme, yaitu dengan menggunakan WordPress Hooks. Apa itu WordPress Hooks? informasinya bisa dibaca di sini

Demikian informasi untuk mencegah auto update pada WordPress. Semoga bermanfaat.

Seorang WordPress Developer yang sedang menekuni dunia Internet Marketing. Di Personal Blog saya ini, saya akan dengan senang hati untuk berbagi informasi-informasi mengenai WordPress secara gratis.

Cara Membuat Website WordPress Versi Mobile

cara membuat website wordpress versi mobile

Gambar 1: Mobile Friendly Site.

Memiliki sebuah website yang mobile friendly adalah sebuah syarat mutlak untuk saat ini.

Jika kita melihat data statistik pengunjung yang mengunjungi website kita, sebagian besar adalah pengguna smartphone. Pengunjung mobile kira-kira memiliki persentase sebesar 60% – 80%.

Tentunya akan sangat disayangkan jika pengunjung yang menggunakan smartphone tiba-tiba melakukan close website anda, karena tampilan website anda ‘tidak nampak’ pada layar smartphone nya.

Apalagi Google pada saat ini men-syaratkan sebuah website harus responsive agar di-ranking dengan lebih baik.

Bagi anda yang sudah terlanjur nyaman menggunakan template lama yang static, mungkin inilah saatnya mengganti theme anda dengan yang responsive.

Apa sih yang dimaksud website yang responsive atau mobile friendly? Responsive dalam hal ini adalah kemampuan website untuk menyesuaikan panjang ukuran website dengan panjang layar yang sedang pengunjung gunakan.

Jika anda mengunjungi sebuah website dari PC dan dari smartphone dan tampilan website tersebut dapat berubah menyesuaikan panjang layar anda, maka website tersebut sudah bisa di katakan responsive.

Khusus bagi anda pengguna WordPress, bagaimana sih caranya agar website kita bisa responsive atau mobile friendly. Berikut adalah langkah-langkah mudah untuk mengetahui dan menginstall theme yang responsive.

Bagi anda yang menginstall theme dari menu appearance pada Dashboard atau anda yang menggunakan theme premium berbayar, tidak perlu kawatir. Hampir semua theme yang disediakan disitu sudah responsive.

Namun bagi anda yang masih mencari-cari theme gratisan di google, tips berikut patut diikuti.

Langkah-langkah membuat website wordpress versi mobile

  1. Anda harus sudah memiliki sebuah website menggunakan WordPress tentunya.
  2. Silakan googling kata kunci “Free responsive wordpress theme” atau bisa juga kata kunci lain sesuai yang anda inginkan.
  3. Akan muncul banyak sekali hasil pencarian. Silakan website apapun yang anda mau.
  4. Biasanya akan muncul list theme yang bisa anda download beserta link demo-nya. Kliklah link demo pada desain theme yang anda sukai. Tunggu sampai halaman demo muncul.
  5. Inilah bagian terpenting, karena anda harus mengecek secara manual apakah theme tersebut sudah responsive atau belum. Caranya tekan CTRL + Scroll UP / CTRL + Scroll Down untuk memperbesar atau memperkecil layar. Lihatlah dengan detail setiap pergerakan panjang website. Apakah ada detail yang terlewatkan pada setiap perubahan resolusi layar. Biasanya akan ada bug atau kerusakan yang nampak ketika kita melakukan tes ini pada theme yang kurang baik. Maklum saja si pembuat Theme juga manusia, apalagi ini gratisan (theme premium biasanya sudah responsive dan lebih rapi)
  6. Ketika anda sudah menemukan pilihan yang responsive. Downloadlah file theme tersebut.
  7. Ketika anda sudah memiliki file theme (biasanya berbentuk zip). Masuklah ke Dashboard WordPress anda.
  8. Klik menu Appearance->Theme. Lalu klik “Add New”. Lalu klik “Upload Theme”.
  9. Akan disediakan form untuk mengupload. Pilihlah file theme yang anda download tadi, lalu klik “Install Now”.
  10. Active kan theme yang baru anda Install tersebut.
  11. Sekarang tampilan website anda sudah berubah. Semoga bermanfaat.

Seorang WordPress Developer yang sedang menekuni dunia Internet Marketing. Di Personal Blog saya ini, saya akan dengan senang hati untuk berbagi informasi-informasi mengenai WordPress secara gratis.

Cara Mengganti Avatar WordPress

Untuk mengganti avatar WordPress tidak dilakukan dari situs WordPress itu sendiri, melainkan menggunakan aplikasi pihak ke-3 yang bernama Gravatar.

Gravatar adalah sebuah situs yang menyediakan layanan foto profil/avatar bagi semua orang secara global.

Jadi jika email anda sudah terdaftar di Gravatar dan ketika suatu saat anda memberikan komentar pada sebuah blog WordPress menggunakan email tersebut, maka foto profil/avatar anda akan otomatis muncul di dalam komentar anda.

Ini berlaku secara global ke seluruh blog WordPress atau website-website yang menggunakan layanan Gravatar.

Langsung saja ke tutorialnya:

Cara Mengganti Avatar WordPress Menggunakan Gravatar

  1. Masuk ke situs https://en.gravatar.com/
    gravatar homepage

    Gambar 1: Homepage Gravatar

  2. Klik “Sign In” pada sudut kanan atas.
  3. Jika email anda sudah terdaftar di wordpress.com Langsung saja melakukan Log In. Jika belum, klik “Create an Account” untuk mendaftarkan email anda.
  4. Proses Registrasi (lewati proses ini jika anda sudah melakukan log in). Isikan email, username, dan password anda lalu klik “Sign Up”. Ikuti prosesnya.
  5. Jika sudah terdaftar dan sudah melakukan Log In. Maka saat ini anda berada di dalam dashboard Gravatar. Selanjutnya klik menu “My Profile” lalu klik “Photo Gallery” di menu sebelah kanan.
  6. Klik “Add New Image…”. Lalu uploadlah profil picture anda di menu yang di sediakan.
  7. Sekarang profile WordPress anda sudah memiliki avatar.
    test-comment-gravatar

    Gambar 2: Tampilan avatar pada komentar blog WordPress

Demikian adalah tutorial cara mengganti avatar wordpress. Semoga bermanfaat.

Seorang WordPress Developer yang sedang menekuni dunia Internet Marketing. Di Personal Blog saya ini, saya akan dengan senang hati untuk berbagi informasi-informasi mengenai WordPress secara gratis.

Cara Install Plugin WordPress

Cara Install Plugin WordPress – WordPress adalah sebuah CMS yang canggih.

Banyak sekali beterbaran diluar sana plugin-plugin baik gratis maupun berbayar.

Namun bagaimanakah caranya agar sebuah plugin dapat kita pasangkan pada website WordPress kita.

Pada dasarnya sebuah plugin akan otomatis aktif jika folder induk plugin berada di dalam direktori ‘site/wp-content/plugins’.

Jadi intinya plugin yang di install harus berada pada direktori ‘plugins’ agar plugin tersebut terdeteksi oleh sistem WordPress.

Cara Install Plugin WordPress

Ada 3 cara untuk menambahkan plugin pada WordPress:

  1. Search dan Install. Untuk melakukan ini masuk ke dalam dashboard, lalu klik menu Plugins->Add New. Ketikan kata kunci di dalam kolom pencarian (Search Plugins), lalu tekan enter. Setelah muncul list hasil pencarian, klik “Install Now” pada plugin yang ingin ditambahkan.
    cara install plugin wordpress: Search dan Install

    Gambar 1: Search dan Install

  2. Upload dan Install. Di dalam dashboard, masuk ke Plugins->Add New->Upload Plugin. Setelah masuk ke dalam form upload. Klik browse, dan cari lah file plugin yang ingin di upload (zip extention), lalu klik “Install Now”.
    cara install plugin wordpress: Upload dan Install

    Gambar 2: Browse dan Install

  3. Manual Install. Lakukan ini melalui FTP atau File Manager pada Cpanel. Upload-lah folder utuh plugin yang sudah di extract (apabila masih berbentuk zip file) ke dalam direktori plugins yang terletak di dalam direktori wp-content
    cara install plugin wordpress: Manual Install

    Gambar 3: Manual Install

Setelah Plugin terbaca oleh sistem, anda tinggal masuk ke dashboard->Plugins, lalu klik “Activate” untuk plugin yang sudah terinstall ke dalam sistem.

Demikianlah langkah mudah untuk menginstall Plugin ke dalam sistem WordPress.

Seorang WordPress Developer yang sedang menekuni dunia Internet Marketing. Di Personal Blog saya ini, saya akan dengan senang hati untuk berbagi informasi-informasi mengenai WordPress secara gratis.

WordPress Adalah? Seluk Beluk dan Pengertian WordPress

wordpress adalah Bagi anda seorang blogger mungkin tidak asing lagi jika anda mendengar istilah “WordPress”. ya, WordPress adalah platform yang awal mulanya di gunakan sebagai blog.

Tetapi seiring dengan perkembangannya, WordPress berkembang menjadi CMS yang canggih dan mampu di kustomisasi untuk keperluan website yang lebih rumit seperti eCommerce, perbankan, media, real estate, dsb.

CMS adalah singkatan dari Content Management System, yaitu perangkat lunak yang dibuat untuk mempermudah user untuk memanage konten sebuah situs, seperti menambah, mengubah, atau menghapus sebuah konten, mengganti tampilan antarmuka website (theme) serta menambahkan fitur-fitur baru yang tidak ada sebelumnya (plugin).

Semua dapat di lakukan dengan mudah tanpa anda harus mengerti seluk beluk programming, kurang lebih sama seperti halnya anda mengutak-atik Android, contoh: mengganti wallpaper atau menambahkan apps pada smartphone anda.

Tidak seperti pesaingnya Blogger, WordPress merupakan platform yang Open Source, yang artinya kode-kode penyusun perangkat lunak-nya dapat di lihat siapa saja.

 

Asal Usul WordPress

WordPress diciptakan pertama kali oleh Matt Mullenweg and Mike Little pada tahun 2003 lalu.

WordPress adalah penerus resmi dari b2/cafelog yang dikembangkan oleh Michel Valdrighi.

Sedangkan nama “WordPress” sendiri diusulkan oleh Christine Selleck selaku teman dari Matt Mullenweg.

Pada tahun 2004, Plugin WordPress diperkenalkan untuk pertama kalinya.

Baru pada tahun 2005 theme untuk WordPress diciptakan.

Dengan perkembangannya, seiring waktu pengguna WordPress semakin banyak hingga puluhan juta website di seluruh dunia.

WordPress menjadi sebuah CMS yang paling banyak digunakan hingga saat ini.

 

Jenis-Jenis WordPress

WordPress ada dua jenis, yang komersil dan yang gratis.

Yang komersil dapat di akses melalui situs wordpress.com dan yang gratis dan open source dapat di download dari wordpress.org.

Untuk yang versi komersil, user dapat menggunakan layanannya dengan gratis, namun untuk fitur-fitur yang lebih advance baru bisa di gunakan ketika user mengupgrade account-nya ke versi yang berbayar.

Sedangkan untuk versi yang open source, user dapat mengutak atik website nya sesuka hati tanpa dibebankan biaya apapun (kecuali domain dan hosting).

Perbedaan antara yang versi komersil dan yang gratis adalah: untuk versi komersil, user menggunakan fasilitas dan layanan hosting langsung dari WordPress sendiri sebagai penyedia layanan, sedangkan yang gratis kita harus menyediakan hosting atau domain sendiri, akan tetapi untuk versi yang gratis kita memiliki kontrol secara penuh untuk mengubah source code.

Bagi anda yang memerlukan website yang lebih dari sekedar blog, saya sarankan anda menggunakan versi yang open source.

 

Kenapa WordPress Sangat Populer?

Ketika anda bertanya kenapa harus menggunakan WordPress?

banyak sekali CMS lain di luar sana yang bisa menjadi pilihan anda, tapi kenapa harus WordPress. Kembali lagi semua tergantung pilihan, tetapi saya pribadi menyarankan WordPress jika anda membutuhkan solusi website yang kuat dan kokoh, dan tanpa perlu repot memikirkan development yang rumit, serta dimanjakan oleh puluhan ribu plugin dan theme gratis untuk melengkapi fitur website anda.

Ada banyak sekali support-support dan informasi yang betebaran di dunia maya mengenai WordPress baik yang gratis maupun berbayar.

Oleh karena itu lah WordPress menjadi sangat populer, kuncinya adalah pada kemudahan dan kelengkapan supportnya.

 

Referensi:
https://codex.wordpress.org/History
https://id.wikipedia.org/wiki/WordPress
http://trends.builtwith.com/cms

Seorang WordPress Developer yang sedang menekuni dunia Internet Marketing. Di Personal Blog saya ini, saya akan dengan senang hati untuk berbagi informasi-informasi mengenai WordPress secara gratis.