Schema.org dan Hasil Pencarian Lokal Google

“Dengan cara ini Toko offline anda jadi gampang ditemukan oleh orang dengan lokasi terdekat yang menggunakan smartphone dan google”

Saya pernah kehilangan kunci motor kerana terjatuh di jalan saat saya berkendara. Pada saat itu saya kebingungan untuk bagaimana cara mengatasinya.

google localization resultSaya mencoba googling dengan kata kunci “ahli kunci”, google langsung memberikan sugesti lokasi ahli kunci terdekat dengan lokasi saya. Hasilnya lengkap beserta nomor telpon, map, dan alamat.

Akhirnya saya beranjak ke salah satu ahli kunci yang disarankan Google untuk minta dibuatkan kunci baru. Ini merupakan berkah buat si ahli kunci dan saya. Ahli kunci tertolong mendapatkan pembeli dan saya juga tertolong karena bisa mendapatkan gantinya kunci yang hilang.

Apa kesimpulan dari pengalaman saya ini?

Di era digital ini, hampir semua orang memiliki smartphone, dan yang tidak kalah penting google juga sudah mengakomodasi. Maka akan sangat rugi jika kita mempunyai usaha offline tapi tidak kita “onlinekan”. Bayangkan berapa banyak potensi pelanggan yang bisa mampir ke toko offline kita melalui hasil pencarian google.

Supaya ini bekerja, kita perlu memasang informasi toko offline kita yang lengkap ke sebuah website. Tetapi bukan hanya sekedar mengetik informasi toko. Kita juga perlu menyematkan tag microdata ke HTML kita. Microdata ini bertujuan agar google mampu membaca secara spesifik data apa yang kita pasang di website online. Contohnya: Nama Toko, Nomor Telp, Alamat Email, Alamat Toko, dan Map. Jadi Google baru dapat memberikan sugesti mengenai toko kita jika google sudah mengerti data apa saja yang kita berikan kepada Google. Inilah yang google sebutkan sebagai structured data.

Schema_orgBagi anda yang developer atau senang bermain coding, bisa mencari tau apa itu structured data bisa berkunjung ke situs schema.org

Teknis banget yah??

Tenang bagi yang tidak tau teknis, anda cuma perlu mendaftarkan toko offline anda ke situs-situs listing yang sudah menerapkan schema.org pada website mereka. Contohnya: foursquare.com atau makanjogja.com, dan masih banyak yang lainnya. Bisa googling sendiri.

Jika anda sudah mendaftarkan toko anda ke sebuah situs yang sudah menerapkan Google structured data atau schema.org ini, maka siapa saja yang sedang berada di dekat toko anda dan mencari “kata kunci” toko anda maka google akan memberikan nama toko anda di hasil pencarian mereka.

Seorang WordPress Developer yang sedang menekuni dunia Internet Marketing. Di Personal Blog saya ini, saya akan dengan senang hati untuk berbagi informasi-informasi mengenai WordPress secara gratis.

Tutorial Membuat Shortcode di WordPress

WordPress menyediakan sebuah fitur shortcode untuk menambahkan konten pada post/page.

Shortcode adalah sebuah fungsi yang digunakan untuk memberikan konten tambahan yang di proses oleh sistem di belakang layar.

Biasanya shortcode digunakan dengan cara menyelipkan code shortcode di sela-sela artikel atau postingan.

Dengan menambahkan shortcode tertentu di sela-sela tulisan artikel kita, maka sistem akan memproses output atau konten yang ingin ditampilkan kepada pembaca.

Sesuai artinya shortcode atau jalan pintas, digunakan untuk memberikan kemudahan bagi user untuk menampilkan sebuah konten yang rumit atau berulang-ulang hanya dengan 1 baris kode shortcode yang sederhana.

Sebagai contoh: Jika user ingin menulis url sebuah artikel miliknya pada artikel yang lain, ia dapat menggunakan fitur shortcode.

Dibandingkan jika user tersebut harus melakukan copy paste url yang suatu saat bisa saja berubah, maka shortcode bisa memberikan solusi yang dinamis.

Apabila suatu saat url berubah shortcode yang dibuat dengan logika pemrograman dapat dibuat dinamis, bisa menyesuaikan dengan menggantikan url lama dengan url baru.

Contoh penggunaan Shortcode pada WordPress


Untuk dapat menuju artikel sebelumnya, klik <a href="[get_permalink id=67]">link ini</a>

Shortcode yang saya gunakan pada contoh di atas adalah [get_permalink id=67]. Dimana id=67 adalah nomor post id artikel yang ingin saya tampilkan url-nya.

Dengan menggunakan contoh seperti diatas, maka akan tampil tulisan seperti berikut ini

Untuk dapat menuju artikel sebelumnya, klik link ini

Cara Membuat Shortcode di WordPress untuk mendapatkan url artikel (get permalink)

Tambahkan kode berikut pada functions.php pada folder theme yang anda gunakan.


add_shortcode( 'get_permalink', 'echo_get_permalink' );

function echo_get_permalink( $atts ){
	
	$atts = shortcode_atts( array(
		'id' => ''
	), $atts, 'get_permalink' ); //digunakan untuk memfilter inputan $atts dari user
	
	$post_id=$atts['id'];
	return get_permalink( $post_id );
}

Referensi:
https://codex.wordpress.org/Function_Reference/add_shortcode

Seorang WordPress Developer yang sedang menekuni dunia Internet Marketing. Di Personal Blog saya ini, saya akan dengan senang hati untuk berbagi informasi-informasi mengenai WordPress secara gratis.